MediaMahatidana — Palangka Raya, 18 Juni 2026 – Dalam upaya memperkuat sinergi pembinaan generasi muda di Kalimantan Tengah, Pengurus Wilayah Pelajar Islam Indonesia Kalimantan Tengah (PW PII Kalteng) melakukan audiensi dan silaturahmi dengan Dr. H. Rus’ansyah, S.Ag., M.Pd., selaku Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Provinsi Kalimantan Tengah. Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan tersebut juga menjadi momentum penting mengingat Dr. Rus’ansyah merupakan bagian dari Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Wilayah Kalimantan Tengah.
Audiensi dihadiri oleh jajaran pengurus PW PII Kalteng, Haerul Anwar selaku ketua umum, Masrul Maulana Pratama, S.Ag., selaku kabid kaderisasi. Ketua Panitia Muslim Youth Leaders (MYLeads) 2026 Nor Hasanti, Sekretaris Pelaksana Abdul Sani, serta kader PII Kalimantan Tengah Ema Mardiana.
Dalam kesempatan tersebut, PW PII Kalteng menyampaikan rencana pelaksanaan MYLeads 2026 akan diselenggarakan pada 28 Juni hingga 3 Juli 2026. Kegiatan ini merupakan program pembinaan kepemimpinan dan keislaman yang diperuntukkan bagi pelajar SMP/MTs, SMA/MA, dan SMK se-Kalimantan Tengah. Melalui program ini, peserta diharapkan mampu mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat karakter keislaman, meningkatkan keterampilan berorganisasi, serta menumbuhkan kepedulian sosial sebagai bekal menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.
Program MYLeads 2026 dirancang sebagai ruang pembentukan generasi muda yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, daya juang, serta kepedulian terhadap lingkungan sosialnya. Kehadiran program ini diharapkan dapat menjadi kontribusi nyata PII dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia di Kalimantan Tengah sekaligus sejalan dengan semangat program Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah, khususnya dalam mewujudkan generasi Betang Cerdas yang berkarakter, berdaya saing, dan berakhlak mulia.
Menanggapi pemaparan tersebut, Dr. Rus’ansyah memberikan apresiasi atas komitmen dan kesungguhan PW PII Kalteng dalam menghadirkan program pembinaan bagi pelajar. Beliau menegaskan bahwa keberhasilan sebuah organisasi tidak dapat dicapai secara individual, melainkan melalui semangat kolaborasi yang kuat. Oleh karena itu, panitia didorong untuk terus membangun jejaring dan kerja sama dengan berbagai pihak guna memperluas manfaat kegiatan serta memperkuat dampaknya bagi masyarakat.
Selain itu, beliau juga menekankan pentingnya sikap gigih dalam menjalankan amanah organisasi. Menurutnya, berbagai keterbatasan yang dihadapi tidak boleh menjadi alasan untuk berhenti bergerak. Semangat untuk memulai dan berikhtiar harus selalu dikedepankan, karena dukungan dan jalan kemudahan sering kali hadir setelah langkah pertama dilakukan. Dalam arahannya, beliau mengingatkan agar para aktivis muda tidak terlalu fokus pada ketersediaan sumber daya di awal, melainkan lebih dahulu menunjukkan kesungguhan kerja dan komitmen terhadap tujuan yang ingin dicapai.
Lebih lanjut, Dr. Rus’ansyah mengajak seluruh panitia dan kader PII untuk menjaga keikhlasan dalam berorganisasi. Aktivitas organisasi, menurutnya, merupakan ruang pengabdian yang harus dijalankan tanpa pamrih, dengan orientasi memberikan manfaat seluas-luasnya bagi umat, masyarakat, dan bangsa. Nilai pengabdian inilah yang akan menjadi fondasi lahirnya pemimpin-pemimpin yang memiliki integritas dan kepedulian terhadap lingkungan sekitarnya.
Beliau juga berpesan agar setiap individu yang telah menerima amanah dalam organisasi mampu menuntaskan tugasnya dengan penuh tanggung jawab. Sekecil apa pun peran yang diemban, semuanya memiliki kontribusi penting terhadap keberhasilan sebuah program. Karena itu, konsistensi, komitmen, dan kesungguhan dalam menyelesaikan setiap pekerjaan menjadi kunci utama dalam membangun organisasi yang kuat dan dipercaya.
Pada kesempatan yang sama, Dr. Rus’ansyah turut mendorong PW PII Kalimantan Tengah untuk terus mengambil bagian dalam mendukung berbagai program strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah. Menurutnya, organisasi kepelajaran memiliki posisi yang sangat penting sebagai mitra pembangunan, khususnya dalam membentuk generasi muda yang berkualitas, berkarakter, dan siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Melalui audiensi ini, PW PII Kalimantan Tengah memperoleh berbagai arahan, motivasi, dan penguatan untuk menyukseskan pelaksanaan Muslim Youth Leaders 2026. Pertemuan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen PII dalam membangun kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan program pembinaan yang berdampak bagi pelajar Kalimantan Tengah.
Dengan semangat kolaborasi, pengabdian, dan tanggung jawab, PW PII Kalimantan Tengah optimistis Muslim Youth Leaders 2026 akan menjadi salah satu ikhtiar strategis dalam mencetak generasi pelajar yang berilmu, berakhlak, berjiwa pemimpin, serta mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kalimantan Tengah dan Indonesia di masa mendatang.
