MediaMahatidana – Pengurus Daerah Pelajar Islam Indonesia (PII) Kota Balikpapan resmi membuka kegiatan Leadership Basic Training (LBT) yang diikuti oleh pelajar SMA/sederajat se-Kota Balikpapan. Kegiatan yang berlangsung di Pondok Pesantren Kulliyatul Muballighin pada 27 Juni hingga 4 Juli 2026 ini dibuka secara resmi oleh perwakilan Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) Kota Balikpapan.
Pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Perhimpunan Keluarga Besar (KB) PII Balikpapan, Ketua Yayasan Al Rahmah, Pengurus Wilayah PII Kalimantan Timur beserta badan otonom Korps PII Wati dan Brigade PII, jajaran Pengurus Daerah PII Balikpapan, serta para peserta yang berasal dari berbagai sekolah di Kota Balikpapan.
Ketua Pengurus Daerah PII Kota Balikpapan, Muh Randy, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Leadership Basic Training merupakan bagian penting dari proses pembinaan dan kaderisasi organisasi. Melalui kegiatan ini, para pelajar diharapkan mampu mengembangkan kapasitas kepemimpinan, memperkuat karakter, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada umat, bangsa, dan negara.
Sementara itu, Ketua Perhimpunan KB PII Balikpapan, Yudha Prasetyo, menegaskan bahwa Leadership Basic Training merupakan wadah pembelajaran yang harus terus dilaksanakan sebagai bagian dari proses kaderisasi PII.
“Kegiatan ini merupakan wadah pembelajaran bagi pelajar, khususnya di PII. Kegiatan ini jangan sampai terputus, karena ini merupakan proses kaderisasi yang ada di PII,” ujarnya.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Yayasan Al Rahmah yang sekaligus Alumni PII, Dr. H. Sugianto, M.M., dalam sambutannya mengingatkan seluruh peserta untuk senantiasa memiliki daya juang dalam setiap aktivitas dan perjuangan dakwah. Menurutnya, semangat pantang menyerah menjadi bekal utama bagi seorang pelajar dalam menghadapi berbagai tantangan zaman sekaligus menjalankan peran sebagai agen perubahan di tengah masyarakat.
Sebelum secara resmi membuka kegiatan, Edi Susilo yang mewakili Kepala Disparpora Kota Balikpapan menyampaikan apresiasi atas konsistensi PII dalam melaksanakan pembinaan generasi muda melalui kaderisasi.
“PII adalah salah satu organisasi pelajar yang konsisten dalam mencetak kader yang berkualitas,” ungkapnya.
Ia juga menekankan pentingnya pembangunan karakter di samping kecerdasan intelektual. Menurutnya, Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak dan integritas yang baik.
“Hari ini kita tidak hanya membutuhkan pemuda yang cerdas secara intelektual namun tidak dibarengi dengan adab dan perilaku yang baik. Saya melihat PII sedang mempersiapkan pemuda yang cerdas dan memiliki karakter yang baik,” pungkasnya. Leadership Basic Training PII Balikpapan akan berlangsung selama delapan hari dengan rangkaian materi kepemimpinan, keislaman, keorganisasian, pengembangan karakter, serta berbagai aktivitas pembinaan yang dirancang untuk membentuk kader pelajar yang berintegritas, berwawasan luas, dan siap memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.
